Skip to content
OZ News

OZ News

Chelsie Monica Tumbangkan Magnus Carlsen, Pecatur Indonesia Ukir Kejutan di Hong Kong

WIM Chelsie Monica jadi satu-satunya pemain yang mampu mengalahkan pecatur nomor satu dunia Magnus Carlsen dalam pertandingan simultan melawan 25 pemain di Hong Kong.

Chelsie Monica, dengan sisipan foto bersama Magnus Carlsen
Chelsie Monica, dengan sisipan foto bersama Magnus Carlsen

WIM Indonesia Chelsie Monica menjadi satu-satunya pemain yang mampu mengalahkan pecatur nomor satu dunia Magnus Carlsen dalam pertandingan simultan yang digelar menjelang FIDE World Team Rapid and Blitz Chess Championships 2026.

BANDUNG – Kabar membanggakan datang dari dunia catur Indonesia. Pecatur putri Indonesia, Chelsie Monica Ignesias Sihite, berhasil mencatatkan kemenangan sensasional atas Magnus Carlsen dalam pertandingan simultan yang berlangsung di Hong Kong.

Dalam ajang tersebut, Carlsen menghadapi 25 pemain secara bersamaan. Dari seluruh lawan yang dihadapinya, hanya Chelsie yang mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Hasil itu langsung menjadi sorotan komunitas catur internasional sekaligus mengundang kebanggaan publik Indonesia.

Pertandingan simultan atau simul merupakan format di mana seorang grandmaster bermain melawan banyak lawan dalam waktu yang sama. Format ini umumnya didominasi oleh pemain elite seperti Carlsen, yang selama lebih dari satu dekade mempertahankan statusnya sebagai salah satu pecatur terbaik sepanjang masa. Karena itu, kemenangan Chelsie dinilai sebagai pencapaian yang tidak biasa.

Chelsie sendiri bukan nama baru dalam dunia catur nasional. Pecatur kelahiran Balikpapan tersebut menyandang gelar Woman International Master (WIM) sejak 2011 dan telah beberapa kali memperkuat Indonesia di ajang Olimpiade Catur. Selain aktif bertanding, ia juga dikenal luas sebagai komentator dan kreator konten catur yang turut berperan dalam mempopulerkan olahraga tersebut di Indonesia.

Meski kemenangan ini tidak memengaruhi rating resmi Carlsen karena pertandingan simultan tidak masuk dalam kategori laga berperingkat FIDE, hasil tersebut tetap memiliki nilai prestisius. Mengalahkan pemain yang masih berada di puncak ranking dunia menjadi catatan tersendiri yang jarang bisa diraih oleh seorang pecatur.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Indonesia mempunyai talenta catur yang mampu bersaing di level internasional. Bahkan Chelsie menjadi satu-satunya pemain yang mampu mengalahkan Carlsen dalam sesi tersebut, di tengah dominasi negara-negara besar dalam dunia catur. Kemenangan Chelsie atas Carlsen juga menjadi simbol bahwa pemain Indonesia dapat menciptakan kejutan di panggung dunia.

Sumber: Harianjogja.com