OZ News
Laka Beruntun di Leuwipanjang Tewaskan Pesepeda, Sorotan Keselamatan Jalan Soekarno-Hatta Kembali Mencuat
Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk LPG dan 11 kendaraan di kawasan Terminal Leuwipanjang menewaskan seorang pesepeda dan melukai satu orang lainnya.

Kecelakaan beruntun kembali terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di kawasan Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, pada Rabu (29/7). Insiden yang melibatkan sebuah truk pengangkut LPG, sejumlah mobil, sepeda motor, serta gerobak pedagang. Hal itu menyebabkan seorang pesepeda meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat.
Berdasarkan keterangan Satlantas Polrestabes Bandung, kecelakaan diduga dipicu karena sopir truk yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi. Truk yang melaju dari arah Jalan Soekarno-Hatta kehilangan kendali, kemudian menabrak kendaraan yang berada di depannya hingga memicu tabrakan beruntun. Sedikitnya 11 kendaraan dilaporkan terlibat dalam insiden tersebut.
Korban meninggal diketahui merupakan seorang perempuan yang sedang mengendarai sepeda. Sementara seorang korban lainnya mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mendalami penyebab pasti kecelakaan.
Peristiwa ini kembali menyoroti keselamatan pesepeda di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Sebelumnya, pada Juni 2026, seorang pelajar pesepeda berusia 14 tahun juga meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk di ruas jalan yang sama. Rentetan kejadian tersebut memunculkan kembali desakan agar keselamatan pesepeda mendapat perhatian lebih, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut.
Sumber: jpnn.com
