Skip to content
OZ News

OZ News

SMA di Yogyakarta Izinkan Siswanya Gondrong, tetapi Tetap Berprestasi

SMA Kolese De Britto Yogyakarta membebaskan siswanya berambut gondrong lewat konsep “bebas yang bertanggung jawab”, tanpa mengorbankan prestasi akademik.

Siswa SMA Kolese De Britto berambut gondrong berfoto bersama
Siswa SMA Kolese De Britto berambut gondrong berfoto bersama

SMA Kolese De Britto Yogyakarta dikenal memiliki aturan yang berbeda dari sekolah pada umumnya. Sekolah ini memberikan kebebasan kepada siswanya untuk mengekspresikan diri, salah satunya dengan memperbolehkan siswa memiliki rambut gondrong dan menggunakan pakaian bebas pada hari tertentu.

Kebebasan tersebut menjadi salah satu ciri khas De Britto. Sekolah ini memang memiliki konsep “bebas yang bertanggung jawab”.

Artinya, siswa diberikan ruang untuk menentukan pilihan sendiri, tetapi tetap harus memahami aturan dan bertanggung jawab atas pilihannya.

Meski penampilan siswanya terlihat lebih bebas, De Britto tetap memperhatikan kedisiplinan dalam belajar. Siswa dituntut untuk serius mengikuti kegiatan akademik dan memiliki tanggung jawab terhadap tugas-tugasnya.

Selain itu, sekolah juga mendorong siswanya untuk berani menyampaikan pendapat, berpikir kritis, mandiri, serta menghargai orang lain. Jadi, kebebasan yang diberikan bukan berarti siswa bisa melakukan apa saja tanpa aturan.

Keunikan lainnya, SMA Kolese De Britto merupakan sekolah khusus laki-laki. Sekolah ini juga dikenal sebagai salah satu SMA yang memiliki prestasi akademik cukup baik dan sering mendapat perhatian karena nilai UTBK siswanya yang tinggi.

Dengan konsep tersebut, De Britto menunjukkan bahwa kedisiplinan tidak selalu harus ditunjukkan melalui aturan penampilan yang ketat. Bagi sekolah ini, yang lebih penting adalah membentuk siswa menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan.

Sumber: kompas.com